Bagaimana Mengakses Guru Kesadaran dan Kreativitas Tanpa Batas ?

Pernahkah kamu ketika pagi hari terbangun dalam suasana damai kemudian menulis apa saja inspirasi yang ada di benakmu lalu kamu tuangkan dalam tulisan tanpa banyak mikir dan hambatan dan beberapa hari setelahnya, ketika kamu membacanya kamu tertegun akan isi tulisan tersebut?

Atau mungkin saja banyak di antara kita yang seringkali miliki beragam persoalan, kebingungan serta uneg-uneg yang menginginkan kita tanyakanlah pada Guru atau orang bijak atau orang yang dipandang tahu?

Pikirkan bagaimana bahagianya kita saat kita mempunyai penuntun, Guru yang dapat membimbing serta menjawab pertanyaan serta kebimbangan kita.

Atau untuk penulis sering saat diniatkan serta dipaksa untuk menulis ide tidak datang-datang serta kalimat kita mentok tidak dapat merampungkan tulisan kita, namun ada waktu kita rasakan tanpa ada diniatkan disuatu saat kita duduk serta ide mengalir serta kitapun ambil alat catat atau laptop lalu segera menulis kata untuk kata dengan lancar tanpa ada kendala, seakan kata itu mengalir saja seperti air mengalir pada sungai yang bebas kendala atau dapat dimaksud “trance writing”, dengan kata lain seorang yang dipandang miliki spirit atau kekuatan spesifik untuk hasilkan karya seni. Mungkinkah itu Sang Jiwa atau Spirit atau yang di kenal dengan sebutan “Higher Self” mengekspresikan dianya dalam satu karya?

1. Terhubung spirit kreatifitas itu supaya keluar saat kita berkarya

Apa yang saya maksudkan jadi Guru Kesadaran Dalam Diri? Mungkin saja kita seringkali alami dalam kondisi yang tenang serta damai seperti setelah bangun pagi, sesudah merenung, hening, lakukan meditasi atau yoga, beragam persoalan, pertanyaan yang ada pada fikiran kita seakan memperoleh jawaban baik itu oleh pembicaraan yang berjalan dalam diri. Saya mengatakan Sang Bijak yang memberi jawaban beragam pertanyaan dalam diri itu (Self Talk) ini jadi Guru Kesadaran Dalam Diri.

Beragam buku suci seperti Bhagavadgita, Yoga Sutra Patanjali, Vigyana Bhairawa Tantra serta banyak yang lain mengungkap kalau kita ini essensi sejatinya tidaklah badan ini, tetapi Jiwa, Atman, spirit atau Sang Kesadaran Sejati diri kita. Seperti satu diantara cuplikan ” We are not human beings having a spiritual experience. We are spiritual beings having a human experience”.

2. Practice Silence

Mempraktekkan hening, meditasi, yoga dengan teratur serta teratur dalam sehari-harinya. Pagi hari setelah bangun tidur yaitu saat yang paling baik untuk bermeditasi atau mempraktekkan silence ini.

3. Non Judgement dengan kata lain kurangi penghakiman

Mengapa kurangi penghakiman? Karna saat kita lakukan penghakiman jadi fikiran bekerja demikian ruwetnya dengan beragam analisis, berikan label benar salah, baik jelek lakukan klasifikasi serta buat ruwet fikiran, seperti kolam air di mana saat airnya diobok-obok jadi semuanya lumpur serta gelombang juga akan bercampur serta air tidak sebening saat airnya tenang. Tetapi, hidup ini ironi, coba baca kitab suci, di sana telah digambarkan dengan terang bagaimana sifat Yudas, tetapi kenyataannya, orang semakin suka berlomba jadi Yudas. Serta, banyak ironi kehidupan yang beda.

“Jangan anda menghakimi, agar anda tidak dihakimi. Karna dengan penghakiman yang anda gunakan untuk menghakimi, anda juga akan dihakimi serta ukuran yang anda gunakan untuk mengukur, juga akan diukurkan padamu. ”

4. Menggunakan saat semakin banyak tersambung dengan alam

Menyatulah dengan alam seperti nikmati nada ombak di pantai, melihat langit biru penuh takjub, melihat bunga, kadang-kadang nikmati kesunyian di rimba atau kebun.

Pada saat ini, saya menginginkan menuturkan faedah praktis metafisika kesatuan ini untuk beragam maksud berbentuk rapal. Rapal yaitu kalimat yang disampaikan waktu jiwa ada ketika keadaan kejiwaan puncak. Keadaan puncak semangat, permintaan, pengharapan, keinginan serta kehendak. Rapal yang disampaikan dalam keadaan puncak itu juga akan menyerap daya supranatural yang ada di sekitaran kita serta lalu juga akan masuk ke badan kita. Rapal yang disampaikan sembarangan serta tanpa ada kejiwaan puncak akan tidak membawa efek yang dikehendaki.

Istirahatlah di tanah lega, rumput atau ladang terbuka tiap-tiap ada peluang baik. Tinggalkan aktivitas harian untuk sesaat dengarkan apa yang dikehendaki bumi pada kita. Tujukan telinga ke bumi serta dengarkan baik-baik apa yang dikatakannya.

5. Ide cuma di ciptakan untuk mereka yang istimewa

Saat kita terhubung daya dari spirit kita atau mengatakan Jiwa atau The Higher Self jadi ide juga juga akan mengalir lewat beragam ekspresinya karna Sang Jiwa yaitu Kesadaran murni dengan kreatifitas serta kekuatan yg tidak terbatas. Untuk yang menyukai menulis kata kata juga akan mengalir jadi tulisan yang penuh arti. Beragam pertanyaan serta problem yang keluar dibenak mendadak terjawab dengan sendiri. Bukanlah mustahil beragam penemuan dari beberapa ilmuwan besar seperti Einstein, Puisi dari Jalaludin Rumi, serta karya sastra hebat yang lain dibuat saat Sang Jiwa tengah mengekspresikan dianya lewat beberapa tokoh itu.

Nah sahabatku, sudahkah Sang Jiwa mengekspresikan dianya lewat karyamu hari ini?