Realita yang Membuat Kamu Ragu, Saat Sudah Ngebet Resign Tapi Belum Dapat Pekerjaan Baru

Lulus kuliah dan langsung mendapat pekerjaan, jelas jadi kebanggaan tersendiri. Apalagi pekerjaan yang kamu dapat itu, salah satu impian terbesarmu sejak lama. Namun bekerja tidak sepenuhnya membuatmu merasa bahagia dan nyaman karena realita di dalamnya.

Bos yang super menuntut, client yang permintaaning, saat kerja yang tidak manusiawi sampai beberapa hal beda yang buatmu tidak menginginkan terlalu lama bekerja disana. Pilihan untuk resign juga senantiasa penuhi fikiran.

Waktu juga akan resign karena tidak kerasan bekerja, dilema juga sering anda alami. Terlebih saat anda menginginkan resign tetapi belum juga memperoleh pekerjaan pengganti. Ragu-ragu juga akan lanjutan masa depanmu juga
original:
pun
suggestion:

seolah mengganjal hasrat untuk selekasnya cabut dari kantor. Untukmu yang alami hal semacam ini, tentu dilema-dilema berikut ini sempat anda rasakan waktu juga akan mengambil keputusan kontrak kerja.

1. Situasi kantor yang tidak nyaman buatmu menginginkan selekasnya keluar. Tetapi mencari kerja dengan beberapa ribu kompetitor belum juga siap anda kerjakan

Rasa-rasa tidak nyaman dengan lingkungan kantor lah sebagai penyebabnya anda makin ini pergi dari sana. Senantiasa ada beberapa hal yang menurutmu tidak adil serta memberatkan disana. Tapi sayangnya fakta resign tidak semudah membalik telapak tangan. Makin dipikirkan ada saja yang mengganjal niatmu, serta satu diantaranya fakta bila resign membuat kamu mesti kembali jadi pencari kerja. Anda kembali berkompetisi dengan beberapa ribu orang yang mungkin lebih kompeten dari anda. Diam-diam kecemasan itu yang membuat kamu tidak siap untuk melepas pekerjaan yang saat ini.

2. Tanggungan seperti angsuran motor hingga uang kontrak tempat tinggal jadi dilema. Bila anda menganggur, lalu siapa yang juga akan membayarnya?

Berhenti kerja bermakna berhenti juga pemasukan bulananmu. Bila tidak ada pemasukan sesudah bekerja, lalu bagaimana anda juga akan memenuhi keperluan keseharian. Mungkin saja uang tabunganmu dapat membuat kamu bertahan sampai sebagian bln. kedepan. Tapi bagaimana dengan masalah yang beda seperti angsuran motor, tagihan kartu credit, bayar KPR sampai memuaskan keinginanmu untuk belanja atau berjalan-jalan? Begitu banyak tanggungan yang perlu anda fikirkan sebelumnya pada akhirnya percaya dengan ketentuan resignmu itu.

Baca Juga: Contoh surat resign

3. Waktu anda jadi hanya satu tulang punggung keluarga, bagaimana dengan juga nasib dan perasaan orang-tua serta adik-adikmu?

Terkecuali tanggungan pribadi, terkadang anda juga miliki tanggungan dengan orang-tua atau keluarga. Terutama bila anda adalah hanya satu tulang punggung dalam keluarga. Keberlangsungan hidup keluargamu dengan tidak segera juga akan dipengaruhi keputusanmu untuk resign itu. Karena belum juga bisa pekerjaan pengganti anda juga pada akhirnya terasa malu sendiri jika kelak tidak dapat penuhi keperluan mereka.