Surat untuk Sang Maha Pemilik Waktu di Penghujung Tahun

Dear Sang Pemilik Waktu…

Aku tersenyum saat kembali melihat harapan-harapanku ditahun sebelumnya yang ku tulis dalam sebuah kertas origami berwarna. Aku kembali membaca semua curahan hatiku yang ku tumpahkan dalam sebuah diary yang hanya dapat ku katakan padaMu, terimakasih sudah menjadi pendengar yang baik yang tidak pernah lelah mendengar segala keluh kesahku.

Tuhan.. Saat yaitu hadiah paling baik yang Kau beri padaku, saya bersukur dalam tiap-tiap detakan jantungku Kau masih tetap memberiku peluang untuk nikmati saat yang Kau beri kepadaku. Beribu terimakasih karna dalam tiap-tiap desahan nafasku kau senantiasa memberi nikmat yang kadang-kadang saya lupa untuk mengucap sukur.

Tuhan… terimakasih telah senantiasa ada pada tiap-tiap langkahku, membawaku ada dengan beberapa orang yang baik serta menyayangiku, terimakasih atas rejeki yang kau limpahkan ditahun ini, terimakasih atas nikmat sehat yang kadang-kadang saya lupa untuk menjaganya.

Surat ini berniat saya catat jadi ucapan terimakasihku padaMu, saya cuma manusia umum yang tidak sempat terlepas dari kekeliruan. Tuhan.. selalulah bersamaku dalam keadaan apa pun.

Terimakasih untuk kasih sayang yang Kau beri untukku, terimakasih telah melindungi beberapa orang yang saya cintai. Saya mengharapkan Kau tetaplah melindungi beberapa orang yang ada di dalam hidupku hingga saya bisa membahagiakan mereka.

Rasa-rasanya menginginkan sekali saya menulis kembali keinginanku untuk th. depan, bila diizinkan tuntunlah saya supaya senantiasa dalam jalan yang benar, ridhoi semua langkahku dimanapun kaki ini mengambil langkah, bahagiakan beberapa orang yang berupaya membahagiakanku karna saya belum juga bisa membahagiakan mereka. Tapi izinkanlah sepanjang nafasku masih tetap berhembus saya juga akan senantiasa berupaya membahagiakan mereka yang menyayangiku.

Tuhan terimakasih telah jadi rekan setia yang senantiasa ada untukku, tetaplah bersamaku hingga saya temukan titik dalam kehidupanku, segenggam keinginan serta doa juga akan senantiasa panjatkan kepadaMu ya cuma kepadaMu. Maaf bila saya kurang bersukur, ya saya cuma manusia umum.

Baca Jga: Cara membuat kop surat

Terimakasih untuk semuanya, apa pun yang berlangsung dalam hidupku itu telah rancanganmu, terimakasih atas gagasan yang indah yang telah Kau rancang untuk hidupku, saya memanglah tidak sempat ketahui apa rencanaMu tapi yang saya tau rencanaMu senantiasa indah serta juga akan indah pada saatnya. Mudah-mudahan Amiin AllahummaAmiin