Category: Taman

Tips Merawat Tanaman Flame of Irian

Tips Merawat Tanaman Flame of Irian

sebagai bapak/ibu pecinta tanaman hias tentu telah tidak asing lagi dalam tanaman yang satu ini. pesona bentuk serta warnanya yang mencolok membuat daya tarik tersendiri untuk tanaman Flame of Irian.

Flame of Irian ialah tipe tanaman bunga tropis yang tumbuh sebagai cara merambat atau menjuntai ke bawah. tersebutlah sebabnya tanaman yang mempunyai bunga serta daun yang rapat ini sering di pilih bagi hiasan dinding, pagar atau penutup pergola.

Perawatan flame of Irian sebenarnya cukup gampang. Lakukan penyiraman secara rutin, minimal 2 kali sehari untuk awal penanaman memanfaatkan air yang cukup biar tanaman tumbuh subur. Berbeda kepada tukang taman tanaman hias lainnya, pemupukan untuk tanaman ini tidak perlu dilakukan secara rutin. bapak/ibu sanggup memanfaatkan pupuk organik di awal penanaman, lalu setelah tiga bulan gunakan pupuk kandang sebagai menyuburkan pertumbuhannya.

Perawatan berikutnya yang bukan kalah pentingnya ialah pemangkasan. Pertumbuhan Flame of Irian relatif cepat, sehingga bapak/ibu perlu memangkas bagian pucuk yang berlebih secara berkala. Selain tersebut, pemangkasan pun menunjukkan dampak tanaman jadi tumbuh lebih rimbun, terutama jika tanaman ini dipakai bagi penutup pergola.

Kemudian pilih tipe tanaman yang gampang perawatannya, yakni cukup disiram secara rutin. bapak/ibu sanggup menentukan sebagian tipe tanaman seperti Morning Glory, Mandevilla, air mata kucing atau Vernonia Elaeafolia atau populer disebut Curtain Creeper. Tanaman yang tumbuh secara merambat (vertikal) efektif menangkal polusi debu. Selain tersebut, tentu sekali bapak/ibu mampu menghemat pekarangan sehingga kelebihan lahan mampu digunakan sebagai menaruh tanaman lain.

Terakhir, bagi memperindah penampakan taman sempit bapak/ibu, hiasi dalam artwork indah dan lighting berupa lampu spot light yang menyorot ke arah tanaman tertentu. Sehingga taman kecil bapak/ibu mau kelihatan cantik meskipun dibangun di atas lahan terbatas tanpa penutup rumput sekalipun. Selamat mencoba!


Tips Sukses Urban Faming sebagai Pemula

Tips Sukses Urban Faming sebagai Pemula

gaya urban farming yang tengah populer saat ini seakan membuktikan bahwasannya penduduk Indonesia kini mulai beralih di dalam konsep hidup sehat. Sekilas, kegiatan menanam sendiri tanaman sayur dan juga buah di tempat rumah kelihatan gampang. akan tetapi, dalam prosesnya ternyata membutuhkan pemahaman tentang kondisi lahan maupun tanaman yang bisa ditanam. Maka berikut ini ialah tips menerapkan urban farming di rumah.

Menanam sayur serta buah tanaman produktif semestinya di halaman yang terbuka sebagai paparan cahaya mtahari penuh dan juga maksimal.
bagi kebutuhan skala mungil rumah tangga, tanamlah didalam jumlah secukupnya sekali di dalam periode tanam serta periode panen yang bergiliran. pada demikian, masa panen tak serentak bersamaan sebagai menghindari sayuran hasil panen terbuang.
seharusnya satu pot ditanami satu macam sayuran kepada periode penanaman beserta tukang taman minimalis pemanenan yang persis, sebagai keseragaman ukuran.
tidak sedikit tipe tanaman perlu disemai terlebih dulu di halaman penyemaian, baru kemudian ditanam di pot yang dikehendaki. bagi lebih jelas tentang teknik penanaman ini, mampu dilihat di setiap kemasan benih.
Media tanam yang terbaik ialah media tanam gembur didalam lebih besar kandungan kompos beserta pupuk kandang yang dapat menahan pertumbuhan tanaman.
Hal yang utama lainnya sebagai urban farming yaitu menghitung di dalam tepat periode serta pergantian penanaman supaya tak hadir periode kosong di halaman.

Seiring untuk meningkatnya pemahaman dan juga kesadaran warga dapat rancangan hidup sehat melahirkan wacana sebagai mendorong orang urban menanam sendiri tanaman sayuran di tempat rumah mereka sebagai keperluan rumah tangga masing-masing. Kegiatan ini secara populer disebut urban farming. Lantas bagaimana rancangan ini dikembangkan, dalam teknik penanaman seperti apa, dan tipe tanaman apa sekali yang mampu ditanam di wilayah perkotaan?